Audhi Aprilliant
Audhi Aprilliant Data Scientist. Tech Writer. Statistics, Data Analytics, and Computer Science Enthusiast

Data Scientist, the Sexiest Job Ever

Data Scientist, the Sexiest Job Ever

Permintaan perusahaan digital di Indonesia terhadap Data Scientist meningkat tajam sejak perkembangan dunia e-commerce yang sangat pesat akhir-akhr ini. Hal ini dapat dilihat, pada tahun 2017, pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengumumkan bahwa Jack Ma resmi menjadi penasihat e-commerce Indonesia. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengawal dunia e-commerce. Pertengahan Maret 2018, Lazada mendapat guyuran dana sebesar Rp27 triliun oleh Alibaba. Ditambah kehadiran Lucy Peng yang merupakan salah satu dari delapan belas pendiri Alibaba kini menjabat sebagai CEO, bukan tidak mungkin Lazada akan menjelma menjadi “Alibaba”nya Indonesia di tahun-tahun mendatang.

Data Science berhubungan sangat erat dengan Big Data, ibarat keping mata uang. Munculnya Data Science disebabkan fenomena Big Data. Lalu, apa itu Big Data dan Data Science ? Menurut Wikipedia, Big Data is a phrase used to mean a massive volume of both structured and unstructured data that is so large it is difficult to process using traditional database and software techniques. In most enterprise scenarios the volume of data is too big or it moves too fast or it exceeds current processing capacity.

Sedangkan Data Science adalah suatu ilmu yang khusus mempelajari data, khususnya data kuantitatif (data numerik), baik yang terstruktur maupun tidak terstruktur. Berbagai subjek yang dibahas dalam ilmu data meliputi semua proses data, mulai dari pengumpulan data, analisis data, pengolahan data, manajemen data, kearsipan, pengelompokan data, penyajian data, distribusi data, hingga cara mengubah data menjadi kesatuan informasi yang dapat dipahami semua orang.

Berikut adalah 8 kemampuan utama menjadi seorang Data Scientist menurut Udacity berdasarkan kebutuhan industri dalam studi kasusnya (Google, Amazon, dan IBM) :

1 Penggunaan software dan pemograman dasar

Untuk melakukan analisis data diperlukan minimal kemampuan penggunaan software (tools) seperti SPSS, Microsoft Excel dan SAS. Kemampuan penggunaan bahasa pemrograman untuk membantu melakukan analisis data seperti Python dan R tentunya menjadi nilai tambah yang menjadi pertimbangan industri memilih kandidat Data Scientist.

2 Pengetahuan Statistika Dasar

Pengetahuan Statistika Dasar merupakan kemampuan vital seorang Data Scientist yaitu Statistika Deskriptif, Maximum Likelihood, Statistika Matematika, dan lain-lain. Sebagaimana ilmu statistika diperlukan oleh semua industri maupun instansi untuk melakukan analisis data.

3 Machine Learning

Machine Learning adalah cabang aplikasi dari Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) yang fokus pada pengembangan sebuah sistem yang mampu belajar “sendiri” tanpa harus berulang kali diprogram oleh manusia. Sebagai contoh: aplikasi pengenalan gambar, aplikasi asisten pribadi seperti Siri, Google, Chat Bot, pengenal sajah, mobil otonom, dan domain-domain spesifik lainnya.

4 Data Mining

Data Mining adalah proses yang menggunakan teknik Statistik, Matematika, kecerdasan buatan, Machine Learning untuk mengekstraksi dan mengidentifikasi informasi yang bermanfaat dan pengetahuan yang terkait dari berbagai database besar

5 Kalkulus dan Aljabar Linear

Kalkulus dan Aljabar Linear merupakan cabang pertama dari ilmu matematika. Kalkulus merupakan ilmu tentang limit. Pemahaman mengenai Fungsi, Integral, Turunan, Trigonometri dalam ilmu Kalkulus adalah kemampuan dasar seorang Data Scientist. Begitu pula pemahaman mengenai Aljabar Linear, mempunyai andil yang besar untuk melakukan perhitungan komputasi menggunakan algoritma tertentu terhadap Data.

6 Visualisasi data

Menurut Randy Krum di buku Cool Infographics, visualisasi data adalah bentuk visual dari angka atau jumlah. Seperti halnya grafik batang atau grafik garis. Naik turunnya grafik menunjukkan jumlah angka yang dimaksud.

7 Software Engineering

Software Engineering termasuk bagian dari ilmu Komputer, lebih tepatnya yaitu pengembangan dan pembangunan software sistem komputer dan software aplikasi. Kemampuan software engineering diperlukan untuk membangun suatu sistem yang dapat mempermudah pekerjaan suatu perusahaan.

8 Think like a profesional Data Scientist

Untuk menjadi seorang Data Scientist, kandidat yang dipilih suatu perusahaan adalah kandidat yang berfikir sebagai Data Scientist. Berfikir seperti Data Scientist berarti kandidat yang dipilih merupakan pemecah masalah atau problem solver yang menggunakan metode-metode serta alasannya untuk memecahkan permasalahan perusahaan.

Data Science menjadi sangat penting bagi sebuah perusahaan untuk memprediksi banyak hal di masa depan, terkait dengan produk maupun layanan nya. Selain itu juga menjadi alat untuk menemukan solusi dan value proposition seiring dengan perubahan zaman dan teknologi. Hal ini juga diungkapkan oleh Achmad Zaky, Founder sekaligus CEO Bukalapak.com saat acara Hypergrowth Through Data Science di Jakarta 2017. Ia mengungkapkan bahwa profesi Data Scientist memiliki peran penting dalam mencari dan menerjemahkan data yang berguna bagi perusahaan.

Begitu ampuhnya Data Science sampai Harvard Business Review memuat tulisan Data Scientist: The Sexiest Job of the 21st Century. Ini bukan tanpa dasar. Pada tahun 2011, McKinsey Global Institute memprediksi adanya kekurangan hampir 200 ribu ilmuwan data (Data Science) pada tahun 2018.

Berikut adalah fakta-fakta menarik tentang Data Scientist :

  • McKinsey Global Institute telah memprediksi bahwa pada tahun 2018, Amerika Serikat mungkin akan kekurangan 140.000 hingga 190.000 karyawan dengan kemampuan analisa mendalam, serta kekurangan 1,5 juta manajer dan analis yang mampu menganalisa data sampai menghasilkan keputusan dari data tersebut.
  • Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh Robert Half Technology terhadap 1.400 Chief Innovation Officer (CIO) di Amerika Serikat, sebanyak 53% responden menyatakan bahwa perusahaan mereka kekurangan staf yang mampu mengakses data dan menghasilkan insight dari data tersebut. Ini artinya, Data Scientist sangat dibutuhkan.
  • Bersumber dari Techinasia, salah satu perusahaan penyedia transportasi online di Indonesia, menghargai seorang data scientist yang berpengalaman 1-4 tahun hingga Rp 30juta per bulannya. Tentu saja gaji ini dapat disesuaikan kembali berdasarkan kualifikasi dan pengalaman yang dimiliki Data Scientist tersebut.
  • Jakarta merupakan kota yang paling banyak membutuhkan data scientist karena banyaknya perusahaan yang berkembang di kota ini. Munculnya banyak perusahaan startup, seperti Bukalapak, Salestock, Traveloka, Blibli, Kudo, dan lainnya juga bisa menjadi kesempatan emas bagi para data scientist untuk mengembangkan karir di bidang ini. Sayangnya, pasokan Data Scientist yang masih kurang menjadi masalah bagi sebagian perusahaan.
  • Tingkat kepuasan terhadap pekerjaan saintis data sangat tinggi yaitu 4.4 dari skala 5, artinya orang yang menekuninya sangat enjoy dengan pekerjaan

Sources

Jurusanku IPrice Pintaria Liputan6 Merdeka Restu Haqza Trend Tech

comments powered by Disqus